Tampilkan postingan dengan label Konsumen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konsumen. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2008

Tehink jitu menghadapi konsumen yang sulit

Menurut pakar Hypnotic Marketing Joe Vitale, ada tiga kunci menghadapi konsumen yang sulit yang dirangkum dari rahasia hipnotis pakar hipnotis terkenal Dr. Milton Erickson, tiga kunci tersebut adalah:

Minggu, 19 Oktober 2008

Strategi Marketing - Satu hal lagi yang dahsyat bagi para marketer

Berbagai macam rumusan yang utarakan oleh para pelaku pasar kadang-kadang membuat kita bingung. Strategi ini lah… strategi itu lah…. Bukannya tambah mengerti tapi malah tambah pusing.
Mungkin perlu saya utarakan sebuah kisah dari nabi Muhammad pada saat berdagang kambing. Alkisah, nabi adalah seorang pedagang yang sukses dan memiliki sangat banyak pelanggan. Apa sebabnya..?
Sebetulnya sangat sederhana, beliau memiliki satu buah kunci utama di dalam menjalankan bisnisnya, yaitu: “kejujuran”

Pada saat nabi menjual kambing-kambingnya beliau selalu mengatakan yang sejujurnya. Kalau kambing itu jelek maka beliau akan berkata “jangan dibeli tuan, kambing ini tidak bagus.” Begitu juga pada saat calon pembeli menanyakan berapa harga sebuah kambing? Dengan polosnya beliau berkata “saya membelinya seharga sekian … dinar, tuan bisa tambahkan beberapa dinar sebagai keuntungan untuk saya.”

Ya… dengan begitu polosnya tanpa ada satupun yang ditutup-tutupi. Makanya semua konsumen-nya merasa puas dan kembali untuk membeli lagi.

Dalam bahasa marketing kita kenal sebagai istilah repeat order.
Ada juga kisah seorang penjual durian yang sudah berpengalaman dalam menjual di daerah Pasuruan Jawa Timur. Pada saat calon pembeli menunjuk ke sebuah durian yang ingin dibelinya, kalau durian itu jelek menurut si penjual, maka ia akan berkata, jangan dibeli pak… itu jelek, yang ini saja pasti enak.

Bahkan kadang ia berkata dengan lebih ekstrim, “kalau tidak enak boleh dipukulkan ke kepala saya sebagai garansinya…” hehehe..

Ekstrim sekali, tapi apa yang terjadi ? tetap saja yang ditunjuknya selalu enak. Kemudian ia bercerita, bahwa ia telah berpengalaman limabelas tahun dalam memilih durian, jadi jangan kuatir kalau membeli duriannya, garansi pasti enak.

Ya… kepuasan konsumen adalah yang nomor satu harus diperhatikan oleh para marketer. Sebaik apapun dan sepintar apapun kita menjual, kalau tidak bisa memuaskan pelanggan maka kita akan kelelahan terus-menerus mencari pelanggan baru.

Saran saya, jujurlah dalam berjualan karena konsumen anda akan kembali lagi.
Salam Laris Manis….!




Arli Kurnia
http://dukundagang.co.cc

Rabu, 01 Oktober 2008

Sales dan Marketing- kata GRATIS masih digemari

Betapa banyak cara yang digunakan para penjual untuk membujuk pembeli.

Dan yang terpenting sebelum menuju ke strategi Marketing dan sales untuk membujuk, kita mesti lihat bagaimana cara kita mengundang calon konsumen.

Pak Tung sering bertanya pada audiens terutama dalam seminarnya yang revolusioner "Marketing Revolution" dengan pertanyaan:

Minggu, 21 September 2008

Sebagian besar orang menyukai hubungan

Menengok kesuksesan besar situs-situs terkenal seperti yahoo, hotmail, youtube, google, dan friendster… dimana mereka memiliki satu fungsi yaitu menghubungkan orang satu dengan lainnya, ternyata memiliki kesuksesan besar.

Itu jugalah yang dianut oleh blogger dan wordpress … termasuk yang saya dan anda gunakan kali ini.

Coba bayangkan berapa banyak orang telah menyumbangkan sebagian uangnya untuk membeli handpone dan membayar pulsanya hanya untuk saling berhubungan.

Bisa anda bayangkan berapa besar uang yang berputar bidang ini?

Prinsip bahwa manusia menyukai “saling berhubungan” memperkuat bukti bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak mau dan tidak bisa hidup sendiri.

Bahkan beberapa produk yang tidak ada hubungannya dengan “saling berhubungan” pun membentuk komunitas pemakai supaya sesame konsumennya bisa saling berhubungan antara satu dengan lainnya.

Anda bisa melihat beberapa kesuksesan merk Harley Davidson dan Volks Wagon (VW). Banyak orang yang membentuk club otomotive untuk dua merk tersebut di seluruh dunia. Bayangkan banyak sekali even yang telah diadakan seperti road show, pesta dan kegiatan sosial.

Kegiatan-kegiatan tersebut melibatkan banyak konsumen-konsumen fanatik yang saling memperkuat kecintaannya terhadap motor atau mobilnya.

Hal tersebut menjadi daya tarik untuk orang awam untuk ikut dengan mereka. Yaitu orang-orang yang memiliki cara pandang life style yang sama.

Contoh: Pengemudi harley mencerminkan life style kebebasan, kemakmuran, kebanggaan dan gaya hidup yang menyenangkan. Dimana mereka memicu para pejabat, pengusaha dan CEO kelas atas untuk membeli juga motor besar yang harganya selangit itu.

Poin bahasan kali ini adalah: “Komunitas juga bisa menjadi alat marketing yang dahsyat”

Salam Laris Manisss…!



Arli Kurnia
http://dukundagang.co.cc

Senin, 08 September 2008

Bob Sadino dan telur busuknya!



Konon pada saat merintis bisnisnya, Bob Sadino, salah satu pengusaha kawakan di Indonesia punya kisah yang menarik.

Beliau pintar sekali memanfaatkan tenaga pemasar yang gratis....

Beliau menjual dagangannya berkeliling, dan mengatakan ”kalau telur yang saya jual ini busuk 1 maka akan saya ganti satu kilo”.

Suatu hari sengaja Pak Bob menaruh sebuah telur busuk diantara beberapa telur yang dibeli oleh seorng ibu yang sangat cerewet.

Ya... apa yang terjadi...?

Pages