Tampilkan postingan dengan label jenis-jenis marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jenis-jenis marketing. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Januari 2012

Marketing Sales: Hukum prespektif adalah segala-galanya

Apa yang anda pikirkan tentang:
Seorang pria berusia empat puluhan, dengan mengenakan setelan jas dan duduk di kursi belakang sebuah mobil Mercedes benz?

Tidak mungkin anda berfikir bahwa ia adalah seorang supir, preman, penipu, dan lain sebagainya.
Pikiran kita, tanpa menyelidiki lebih lanjut langsung berkata bahwa ia seorang bisnisman, pengusaha sukses, kepala perusahaan, atau pejabat.

Sabtu, 27 Maret 2010

Kopi Contong 24jam Laris Manis tanpa iklan

Memberikan produk secara gratis bisa dikatakan sebagai pemborosan. Tapi beda dengan pengalaman saya.
Kopi contong 24 jam, baru saja buka, saya agak bingung mau pake strategi promosi yang seperti apa. Kopinya sih enak, beberapa orang saya ajak untuk mencoba (jadi tester nih ceritanya..) trus mereka bilang, enak… gurih… wah sip dll..

Saya berfikir sejenak untuk mempersiapkan promosinya. Sempat terpikir untuk membuat brosur dan spanduk untuk di sebar di wilayah salatiga. Saya mentargetkan ada pengunjung di kafe saya rata-rata 30 orang perhari.

Dihitung-hitung biayanya sekitar 1jt rupiah untuk beberapa rim brosur dan 3 buah spanduk untuk diperlihatkan ke calon konsumen di kota kecil (salatiga). Belum biaya bensin yang nyebar brosur plus pajak spanduk… total butuh biaya sekitar 1,5 jt.. untuk promosi awal.

Sabtu, 27 September 2008

Strategi Marketing- bikin rame usaha anda

Pak Warto, seorang tukang nasi goreng yang sangat laris bercerita "Strategi Marketing" pada saat pertama ia membuka warungnya.

"saya mengundang banyak teman untuk makan nasi goreng gratis di warung saya selama satu minggu berturut-turut. Sekarang warung saya tidak pernah sepi..."

Jumat, 19 September 2008

Goal yang menghipnotis

Terry Dean, seorang internet marketer kawakan berupaya mendapatkan sebuah cincin kawin berlian sebelum pernikahannya dimulai.

Target itu sangat emosional dan memotivasinya untuk bertindak.. hasilnya dalam empat bulan hasil penjualan onlinenya bisa digunakan untuk membeli cincin idamannya tersebut.

Jumat, 12 September 2008

Gunakan prinsip ini maka anda bisa menjual apapun didunia ini!




“Live is to sell”

Ya hidup berarti menjual…

Bayangkan saja dari bayi kita sudah menangis untuk minta susu ibu. Ya... menangis dan meminta ibu kita untuk memeluk dan memberikan kasih sayangnya... itu adalah menjual.

Pada saat kita bertemu pasangan kita, dengan segala upaya kita lakukan untuk bisa mendekatinya... ya... itu juga menjual.

Pada saat anda makan mie ayam yang enak ... anda promosikan warung makannya walaupun tanpa bayaran... ya ... itu juga jualan.

Pada saat anda menonton sebuah film dan anda menceritakan pada teman anda... itu juga jualan.

Pada saat anda membeli motor baru dan anda bercerita betapa iritnya motor anda ... ya... itu juga jualan.

Jadi....

Apakah menjual itu susah? Padahal setiap hari tanpa sadar kita sudah melakukannya... dan dari lahir coba, berapa banyak transaksi yang terjadi karena ulah kita... hehehe

Anda sudah menjadi penjual sejak bayi... so sadarilah bahwa ”hidup berarti menjual”

Prinsip ini saya kenal tujuh tahun yang lalu, dan inilah yang salah satunya penyebab perubahan terjadi dalam pola pikir saya yang menganggap bahwa menjual itu sulit.

Waktu itu saya adalah seorang mahasiswa yang pendiam dan pemikir. Sulit berkenalan dengan orang baru... dan hari itu saya putuskan untuk menjadi seorang penjual asuransi di Semarang.

Hitung-hitung cari pengalaman selagi kuliah.

Saya merasa tertekan dan kesulitan menghadapi dunia penjualan langsung yang saya rasa adalah momok yang menakutkan.

Tapi seorang manajer saya mengatakan ”live is to sell ... hidup berarti menjual”

Sejak saat itu saya berubah dan sekarang malah menjad konsultan Marketing and Sales untuk beberapa perusahaan.

So.. anda harus ingat bahwa Hidup adalah menjual…

Salam LARIS MANISSS...!


Arli Kurnia

Kamis, 11 September 2008

Baca tulisan dibawah ini dengan teliti dan bayangkan…!

Kalau mampir di warung nasi goreng pak joko silakan pesan sepiring nasi goreng ayam.

“Seorang pelayan akan menghidangkan sepiring nasi goreng ayam yang aroma lezatnya sudah tercium dari jarak lima meter. Aroma bumbu gurih, asin dan pedas yang pas…membuat air liur saya keluar, dan tidak sabar lagi untuk menikmatinya.

Nasi goreng tersebut berwarna coklat kemerahan berasap karena barusan keluar dari wajan.

Yang lebih istimewa lagi, potongan ayamnya nyaris utuh sebesar genggaman tangan sehingga memberi kesan mantabbbb….!

Tiba saatnya untuk menikmatinya, saya mengambil sendok dan mencoba nasi yang beraroma gurih tersebut sedikit dulu…. Lidah saya merasakan rasa gurih yang khas yang belum pernah saya temui dimanapun juga sebelumnya.

Matapun agak terpejam tidak kuasa menahan lezatnya sendokan pertama dari nasi goreng istimewa tersebut…”

OK…. STOP…

Apakah anda terlena dan membayangkannya? Apa yang anda rasakan? Lapar? Atau lidah anda sedikit terganggu?

Kalau anda bisa merasakannya, berarti anda telah terhipnotis oleh tulisan tersebut.

Sebenarnya apa yang dilakukan oleh para pelaku hipnotis? Mereka membentuk bayangan secara visual, auditory, dan kinestetic secara detail sehingga pembacanya ikut merasakannya.

Film-film mulai dari sinetron sampai ke box office telah menghipnotis jutaan pemirsa, iklan tv telah menghipnotis jutaan konsumen.

Menurut Dr. Milton Ericson, ”semua komunikasi yang berhasil adalah hipnotis”.

So... apa yang harus kita lakukan.

  1. Berlatih Visual, coba sebutkan secara detail apapun yang anda lihat tentang sebuah benda atau kejadian. (contoh: sebuah mobil kijang inova hitam ber plat nomor H 1234 BG yang dikemudikan oleh seorang wanita cantik berkacamata hitam dan berumur sekitar 21 tahun. Kulitnya putih dan sepertinya seorang model)
  2. Berlatih Auditori, sebutkan suara apa yang anda dengar (contoh: ciiit... mobil tersebut berhenti secara tiba-tiba di samping saya. Kemudian kacanya terbuka secara perlahan dan terdengar suara seorang wanita yang tidak asing bagiku memanggil... ”arli...”)
  3. Berlatih Kinesthetic, sebutkan atau peragakan gerakan atau perasaan secara detail. (saking kagetnya saya sampai melompat, dan mendadak berketingat dingin... tetapi merasa begitu lega karena wajah teman lamaku yang canting muncul di balik kaca mobil itu.)

Ok... sekarang ... silakan berlatih lebih dalam lagi dan gunakan di setiap kali anda bercerita.

Saran saya, cari seorang anak kecil dan coba ceritakan dongeng sebisa anda, semakin anak kecil itu memperhatikan anda maka anda semakin mahir.


Salam LARIS MANISSS...!

Selasa, 09 September 2008

Gunakan telinga anda untuk melancarkan OMSET

Bayangkan pelanggan akan datang terus menerus seperti air terjun yang terus mengalir deras...

Sebuah perusahaan ice cream terkenal Baskin & Robin memiliki strategi khusus dalam membuat rasa baru di es lezatnya.

selama bertahun-tahun secara khusus perusahaan ini mendengarkan komentar konsumen-nya yang menyarankan untuk membuat rasa baru...

yang rasa pisang lah..rasa coklat ini lah.. rasa strawbery ini lah.. macam-macam saja maunya...

tapi komentar tersebut ditanggapi secara cermat dan konon... toko ini mengganti menunya setiap hari.. jadi setiap tanggal ada menu yang berbeda..

ya..

tadinya mereka memulai dengan 31 rasa, sesuai dengan jumlah hari, dan sekarang dari kombinasi tersebut ada lebih dari 500 rasa..

pertanyaanya: "mengapa Tuhan memberi kita dua telinga dan satu mulut?"

karena kita disarankan untuk lebih banyak mendengar dibanding berbicara.

sudahkah anda mendengarkan calon konsumen anda? siapa tahu itu saran yang bagus...dengarkan secara bijak dan berikan yang terbaik untuk mereka.


salam LARIS MANISSS...!

Rabu, 20 Juni 2007

bagaimana cara meyakinkan orang supaya mau membeli apa yang kita tawarkan?

Bagaimana cara meyakinkan orang-sebetulnya mudah sekali...karena ada beberapa hal yang membuat seorang prospek untuk membeli sebuah produk.

1. siapa yang menjual

poin ini mutlak harus anda pahami. orang tidak akan membeli sesuatu dari sumber yang tidak dia percayai. dan sebagai seorang penjual yang baik sudah selayaknya anda terus berupaya memperbaiki diri.

yang pasti: penampilan, cara berbicara dan sikap itu lah yang harus anda tingkatkan terus menerus menjadi lebih baik

Pages