Kamis, 24 Juli 2008

Senyuman tulus membuat harga produk dan keuntungan anda meningkat

Tepat jam 10 malam perut saya terasa keroncongan. Malam itu mobil kami melewati daerah palur dan saya berhenti di sebuah warung nasi liwet sederhana.

Terlihat beberapa motor dan mobil parkir disekitarnya. Saya memesan seporsi nasi liwet plus telur. Si penjual menyambut saya dengan senyuman yang sangat ramah dan bahasa yang halus ”bade ngersakke napa mas?” (mau pesan apa mas?).

Ternyata sepasang suami istri penjual nasi liwet itu memiliki kunci rahasia mengapa warungnya selalu ramai.

Sang suami menanyakan juga ”bade ngunjuk napa mas? Es teh...es jeruk nggih wonten...napa ngersakke ingkang anget?” (mau minum apa mas? Es teh... es jeruk juga ada... apa mau minuman hangat?)

Ya....Senyuman tulus dan tatapan ramah mereka adalah kunci kelarisan nasi liwet sederhananya.

Jujur sampai hari ini saya masih mengingatnya....sebenarnya rasa dari hidangannya biasa saja, tapi senyum ramah merekalah yang membuat saya ketagihan.

Seperti layaknya sarapan di hotel berbintang. Jujur bayar mahal pun tidak jadi masalah.

Bagaimana dengan bisnis jaringan anda? Kalau anda masih terlalu ngotot menawarkan peluang usaha yang anda jalani, biasanya orang merasa tidak nyaman.

Apapun yang anda jual, sebenarnya bisa anda jual semahal mungkin kalau anda tingkatkan pelayananya.

Contoh lain kalau anda masuk ke bank BCA (cabang Salatiga) saya tidak bermaksud mempromosikan, tetapi pada saat saya kesana, mulai dari tukang parkir, satpam, customer service, teller, sampai managernya menyapa setiap pengunjung dengan senyuman ramah dan ucapan ”selamat siang pak... terima kasih...”

Wow... setiap orang merasa senang kalau diperlakukan semacam itu. Karena semua orang memiliki satu kebutuhan mendasar, yaitu perasaan ingin dihargai.

Apapun yang anda jual, saran saya jangan hanya menjual produk ataupu peluang bisnis anda. Tapi jual juga pelayanan yang extra maksimal. Saya yakin siapapun yang anda hadapi akan senang dan bersedia membayar harganya.

Sudahkah anda tersenyum pada downline anda?

Jangan sepelekan hal ini. Pelayanan sederhana seperti mengunjungi downline secara pribadi dan memberikan sedikit perhatian akan membawa perubahan bersar terhadap perkembangan jaringan anda.

Jadi tidak selalu kita bicarakan sistem dan omset pada saat berkungjung ke downline. Sekali-kali tanyakan bagaimana kabar anaknya, dapat sekolah dimana, atau anda bicarakan tentang tanaman hias yang dikoleksinya. Saya percaya mereka akan senang dan jauh lebih semangat.

Efek lain dari perhatian ekstra tersebut adalah, membuat downline anda menjadi lebih setia.

Beberapa leader mengeluh pada saat downlinenya pindah jaringan bahkan pindah perusahaan. Kalau ditelusuri sebenarnya yang menyebabkan mereka pindah bukan karena semata-mata mereka tidak fokus, melainkan karena kurangnya perhatian dari leadernya.

Ya... saya rasa cerita ini dapat menginspirasi anda, dan semoga dapat membawa perkebangan dahsyat di jaringan anda.

Salam sukses dan selamat menikmati keuntungan.

Arli Kurnia

Rabu, 23 Juli 2008

Dua hal yang membuat presentasi anda MENAKJUBKAN HASILNYA

Seorang distributor menemui saya untuk konsultasi,

"pak arli... saya sudah presentasi banyak sekali, tapi tidak tahu mengapa...kok... satupun tidak ada yang bergabung ya?, kira-kira tehnik apa yang membuat presentasi saya efektif?"

sambil menjawab pertanyaan tersebut saya coba untuk tuliskan dua faktor yang membuat presentasi anda menjadi efektif:

1. Syukur

2. Ikhlas

Kalau anda sudah menyaksikan video The Secret, disitu diterangkan dengan jelas bahwa ada dua kekuatan emosi yang membuat manusia mendapatkan apapun yang dia inginkan.

Kekuatan itu adalah rasa syukur dan ikhlas.

Begitu juga dalam presentasi, kebanyakan orang hanya antusias saja dalam presentasi, betul....

kita memang harus antusias, tapi itu adalah "side effect" dari perasaan syukur dan ikhlas.

Setelah kami amati dari pegalaman grup kami, orang yang berpresentasi dengan syukur dan ikhlas akan mengeluarkan semangat alami dari hati, yaitu semangat untuk menolong orang lain, bukan semangat untuk mendapatkan keuntungan dari presentasi.

Jadi presentasi tidak harus membuat orang bergabung, menurut pengalaman... orang bergabung atau tidak, itu bukan urusan kita melainkan urusan Sang Pencipta.

Banyak orang yang saya harapkan untuk bisa bergabung, tapi nyatanya...NOL BESAR.

Tapi tidak tahu mengapa para leader kami justru berasal dari orang-orang yang tadinya kurang diperhitungkan, bahkan sebelum berbisnis jaringan, saya sama sekali tidak mengenalnya.

Bila anda sudah bisa melatih ke dua perasaan tersebut diatas, maka anda juga akan merasakan pengalaman yang menakjubkan seperti saya... leader bergabung , datang sendiri, minta di presentasi dan sudah siap uang..

Itu adalah dampak dari semangat rasa syukur dan ikhlas dalam menolong sesama.

Sang Pencipta sudah mengerti berapa rejeki yang layak kita terima, tugas kita hanyalah berusaha, bekerja keras, dan jangan lupa... harus selalu ikhlas dan bersyukur apapun hasilnya.



Selamat berpresentasi...SALAM SUKSES





ARLI KURNIA

MAMA SAYA JAGO PROMOSI

Promosi itu sama dengan memasak



Salam sukses,

Satu hal yang membuat saya kangen dengan rumah saya adalah masakan ibu saya. Entah kenapa, setiap berada jauh dari rumah saya selalu teringat aroma, rasa gurih dan kerenyahan ayam goreng masakan ibu saya. Apalagi ditambah dengan sambal terasi yang begitu khas di lidah.

mmm....

Kalau saya bisa pulang saat itu juga ... langsung saya pulang.

Suatu hari saya mencoba bertanya pada ibu tentang bagaimana cara memasak ayam goreng yang begitu lezatnya....

Ibu saya menjawab dengan jawban yang singkat dan bijak.... "dalam kehidupan ini semuanya harus pas, termasuk memasak juga harus pas, jangan sampai bumbunya kelebihan atau kurang."

kemudian beliau melanjutkan: "kalau kelebihan akan terlalu asin dan tidak enak, membuat yang memakannya meringis...., dan kalau kekurangan pasti rasanya hambar dan tidak enak, cepat membuat kita bosan."

Dari penjelasan tersebut ternyata sama dengan apa yang dilakukan para ahli penjualan dalam berpromosi.

Tidak boleh terlalu banyak bumbu, karena akan membuat orang kecewa, promosi yang terlalu heboh juga membuat orang kemudian tidak percaya terhadap produknya.

Karena apa yang konsumen dengar, atau lihat dari promosi tidak seperti aslinya.

Tapi...

Juga tidak boleh terlalu hambar ataupun hanya bersifat informasi, pasti akan membuat orang lain bosan.

kesimpulannya...

Ambil semua bahan, pilihan kata, dan totalitas gerakan anda pada saat promosi atau presentasi.... tapi juga perlu diingat bahwa kita juga harus mengatakan yang sejujurnya.

semoga bermanfaat..



SALAM SUKSES



ARLI KURNIA

SADARI HAL INI MAKA BISNIS ANDA MELEJIT

"FLEKSIBILITAS" KUNCI KEKUATAN BISNIS JARINGAN YANG SERING DILUPAKAN
Tanamkan goal di dalam beton dan strateginya diatas pasir
Muter-muter keluar masuk perusahaan jaringan adalah sebuah proses yang sangat melelahkan. bayangkan, setelah saya memahami konsep ini, bisnis jaringan (terakhir) saya meledak seperti letusan bom di hiroshima.
Kekuatan dari pengetahuan ini membuat saya tidak percaya dan terus bertanya mengapa baru sekarang saya sadari.
dan saya jamin kalau anda terapkan, dalam waktu singkat bisnis anda akan melejit perkembangannya.
Betapa banyak orang menjalankan usaha jaringan dengan overmotivated alias terlalu bersemangat.
Bagus sih...
Tapi dampaknya jadi virus negatif bagi prospek yang belum bergabung. Kesannya jadi memaksa.

Hal ini yang sebenarnya perlu dihindari. Tahukah anda bahwa tidak seorangpun suka kalau dipaksa? Bayangkan kalau pemaksaan itu terjadi pada anda, tentunya anda juga akan merasa kurang nyaman dan berasumsi negatif terhadap penawarannya.
Fleksibilitas sangat diperlukan dalam membangun sebuah jaringan yang besar. Biasanya leader yang kurang fleksible banyak ditinggalkan para downlinenya.
Pengalaman saya dulu pada saat bergabung di salah satu bisnis jaringan yang begitu luar b iasa:
Seorang upline panutan saya seorang peerja keras yang sunggu dahsyat. Jaringannya bahkan sampai ke luar negeri. Beliau memiliki kurang lebi 9000 jaringan bisnis yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan manca negara.
Pada awalnya saya sangat mematuhi semua pembicaraanya. Dan sebetulnya sampai hari ini pun saya sadar sepenuhnya bahwa semua yang dijarkan bermaksud baik.
Beliau mengajarkan sebuah sistem standar perekrutan yang telah disepakati oleh support sistem dan terbukti baik.
Mulai dari pertemuan, dan cara preentasi standar yang telah digunakan oleh kebanyakan orang di jaringan.
Tetapi..
Pada prakteknya di lapangan kadang-kadang kita menemui banyak orang yang tidak mau mengikuti sistem dan bekerja dengan semaunya sendiri.
Karena terlalu keras dan disiplin maka beliau mengucapkan kata-kata yang seharusnya tidak di ucapkan di depan umum. Hal itu embuat banyak konflik dan beberapa leader potensialnya keluar dari bisnis tersebut ... termasuk saya.
Padahal jaringan yang sudah di bangun sudah begitu besar.
Setelah mempelajari dari banyak acuan yang berbeda, maka saya mengambil satu kesimpulan bahwa:
Sistem perekrutan standar yang di resmikan oleh support sistem adalah mutlak harus menjadi prinsip dalam menjalankan bisnis jaringan. Tapi penerapannya di lapangan hendakna bisa fleksible.
Ini yang saya terapkan sekarang dan berhasil.
Ternyata di jaringan anda nantinya akan ada beberapa tipe orang yang megharapkan perlakuan berbeda, yaitu:
  1. Prospek
  2. Konsumen
  3. Cheer Leader, dan
  4. Leader
Mari kita bahas sedikit:
PROSPEK
Kategori ini adalah orang yang belum bergabung di bisnis anda, tanpa terkecuali. Kita harus memperlakukan mereka secara lebih lembut.
Kategori ini paling banyak dan mereka ada dimana-mana, jadi jangan pernah ketakutan tidak punya prospek. Pelajari saja tehnik prospekting dan lakukan, maka anda akan mendapatkan banyak prospek.Anda tidak perlu memperlakukan mereka secara intensif. Anda hanya perlu enyaring mereka.

Tidak semuanya anda presentasi, karena tidak semua prospek mau di presentasi. Gunakan sms magic untuk menyaring mereka, buat janji bertemu, dan bagi yang antusias ingin ketemu.... sekali lagi hanya bagi yang antusias ingin ketemu, itulah yang anda temui.

KONSUMEN
Kategori ini sangat menyolok bedanya dengan yang pertama. Ciri-cirinya mereka dari awal hanya tertarik pada produk anda. Dan pada saat bergabung mereka hanya ingin menggunakan produk anda.
Kategori konsumen tidak perlu anda paksa untuk ke pertemuan, cukup anda informasikan kalau tertarik bolehlah. Tapi kalau dari gerak-geriknya sudah tidak nyaman ya jangan anda teruskan.
Kalau terlalu dipaksa, malah dia tidak nyaman dan menjauh dari anda. Kan sayang...

CHEER LEADER
Wah... yang satu ini agak membingungkan. Karena diawal sangat mirip dengan kategori Leader.
Tapi jangan kuatir kalau anda sudah terbiasa membedakan terlihat sekali kok bedanya.
Biasanya orang tipe ini sangat semangat di awal, tapi kemudian menghilang. Pada saat sharing bisa sampai menangis, tapi bulan depan sudah biasa lagi.
Tipe ini sangat menyukai semangatnya pertemuan, jadi jangan terlalu direspon ataupun dibantu secara intensif. Cukup anda ajak kerjasama untuk datang ke pertemuan, untuk membuat acara menjadi lebih meriah.
Ya... namanya saja cheer leader
Apapun yang ia keluhkan jangan ditanggapi secara serius, promosikan saja alat bantu kaset, cd, pertemuan dan puji terus supaya semangatnya menular ke distributor lain.
Tapi juga jangan anda tinggalkan, karena bagaimanapun juga mereka adalah downline anda. Siapa tahu ada mukjizat datang dan mereka kehilangan cheer... jadinya kan leadernya saja hehe.
LEADER
Nah... ini yang kita cari. Orang yang komitmen, dan tidak pernah goyah karena godaan apapun.
Ciri-cirinya: memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, positif thinking dan positif feeling.
Tipe leader jarang mengeluh, tetapi selalu mencari solusi, mudah diajak kerjasama dan memiliki level pengaruh diatas rata-rata.
Tapi tipe seperti ini sangat langka. Bayangkan... dari 1000 distributor saya, hanya ada empat orang leader yang berperan.
Anda harus sering menelpon dan menanyakan perkembangan bisnisnya, bagaimana bonusnya, dan selalu bina hubungan emosional. Beri sms motivasi secara berkala. Ingat tanggal ulang tahunnya, kalu perlu juga ulang tahun anaknya.

Anda harus sangat dekat dengan orang-orang ini, karena orang-orang tersebutlah yang membawa ribuan bahkan jutaan orang kedalam jaringan anda.

Leader bisa jadi orang yang memiliki jiwa kepemimpinan dari lahir, ataupun terbentuk dari bisnis anda. Orang biasapun tetap bisa jadi leader, dan itu butuh proses.

LARIS MANISSS...!




Arli Kurnia

Jumat, 26 Oktober 2007

Gaya belanja di supermarket, membeli berdasarkan kebutuhan ”SIAPA BILANG?”



Kalau anda datang ke supermarket di awal bulan, coba perhatikan gaya para konsumen membelanjakan uangnya....



Pertama-tama mereka mengambil troli atau keranjang (meskipun hanya berniat untuk membeli sedikit barang).



Setelah itu mereka jalan sambil melihat-lihat apa yang mereka butuhkan, kemudian dalam perjalannya menuju kasir seringkali mata mereka tertuju pada tulisan ”OBRAL kaos 10 ribu, VCD Cuci Gudang 5 ribu, atau Celana Jeans 45 ribu, dll” .... ya....barang-barang yang sepertinya tidak terlalu mereka butuhkan tetapi karena tehnik promosinya mengena akhirnya mereka membeli juga.



Ingat... konsumen di supermarket tidak belanja berdasarkan kebutuhan, tetapi berdasarkan apa yang membuatnya tertarik.



Yang penting adalah ... harga sesuai dengan kantong mereka!

Kamis, 21 Juni 2007

Peluang ada dimana-mana karena sebuah pertanyaan bodoh

apa yang anda bicarakan pada saat antre di loket?

Antrean di bank BCA pada hari itu cukup panjang.Ada seorang bapak yang terlihat bosan tepat di depan saya.

Seketika itu juga saya langsung mencoba untuk mencairkan suasana dengan menyapanya..."baru antre pak...?"

Kalau dipikir-pikir...pertanyaan itu bodoh sekali, sudah tahu sama-sama antre kok masih nanya, tapi tahukah anda apa yang terjadi berikutnya?

ajaib...

bapak tersebut menyambut saya dengan pertanyaan yang sama bodohnya..."iya mas, masnya antre juga ya?"

hehe... suasana jadi memncair, pembicaraan kami menjadi begitu mengasyikkan, buntut-buntutnya...keesokan harinya saya dipersilakan mampir ke rumahnya...

ya sudah... kesempatan jual produk.

saudara tahu...? ternyata pertanyaan seperti itu sudah menghasilkan banyak omset untuk saya.
karena dimanapun saya bisa mendapatkan prospek.

dan ratusan juta yang dihasilkan di jaringan saya juga di awali dengan pertanyaan bodoh semacam itu.

tips untuk anda:
silahkan buat pertanyaan bodoh yang bisa mencairkan suasana pada saat anda antre: bensin, bayar listrik / air, transfer di bank maupun atm, antre di tempat cuci tangan restoran, di lobi hotel,dimanapun anda berada.

menurut para upline saya, rumusnya adalah satu meter satu menit

artinya...

setiap orang yang berjarak satu meter dari anda selama satu menit adalah prospek,

kalau kita terbiasa meggunakan pertanyaan bodoh tersebut, anda bisa merekrut dan menjual produk secara otomatis.

dan yang paling penting, pertanyaan bodoh tersebut sangat mudah diduplikasi

selamat ber-network




arli kurnia

Apapun Produk Anda, Pelayanan Anda Yang Di Beli…




Sudahkah anda merencanakan cara terbaik melayani konsumen anda?


Satu ketika tim kami pergi ke makasar, untuk mengurus seminar yang akan diadakan oleh para distributor di sana.

Turun dari bandara, kami di jemput menuju ke sebuah hotel di tepi pantai Losari.
Setibanya di Hotel, seorang penjaga menghampiri mobil kami dan mengucapkan selamat datang…kemudian menanyakan apakah ada koper yang bisa dia bawakan…
Setelah itu kami menuju ke pintu utama, seorang penjaga lainnya membukakan pintu untuk kami,semua petugas tesenyum ramah temasuk salah satu manager hotel yang langsung menyalami kami, dan mengantarkan ke meja resepsionis.
Mereka melayani kami dengan sangat ramah dan cepat, sampai kami masuk di kamar dan beristirahat…segalanya di permudah. Jadi bayar mahal pun tidak masalah.
Cerita lain…
Di sebuah warung burjo sebelah kampus Universtas Kristen Satya Wacana, saya mampir dan membeli secangkir kopi.
Si penjual bertanya “dari mana bos…” dan percakapan pun terjadi. Tanpa sadar kami berbicara begitu lama, sambil menikmati beberapa hidangan yang sengaja disediakan di meja.
Begitu asyiknya dan tanpa sadar di sela-sela pembicaraan kami si penjual berulang-ulang menawarkan “tempenya hangat lho bos…” mmm… dalam hati saya bertanya “….ini orang ikut seminar dimana ya…”?
Dia membuat saya begitu nyaman, sehingga saya yang tadinya hanya bermaksud membeli secangkir kopi, jadi makan 8 tempe goreng hangat plus cabe, dan memesan beberapa makanan.
Hitung-hitung sekali duduk saya menghabiskan uang 20 ribu rupiah…di sebuah warung burjo yang terkenal murah.
Dan ajaibnya…
Setiap lewat di jalan itu, saya selalu mampir dan ngobrol dengan si penjual ramah tersebut…sudah barang tentu tidak hanya ngobrol, tapi juga membeli.
Kalau dihitung, hanya dalam beberapa bulan, saya menghabiskan ratusan ribu rupiah, kalau di akumulasi sampai hari ini bisa jutaan rupiah…wow…padahal
saya lihat bukan hanya saya konsumennya…ada banyak orang yang mampir di
warung burjo tersebut setiap harinya..bisa anda bayangkan berapa omsetnya?

Bagaimana
dengan bisnis MLM anda?
Saya banyak memperhatikan jurus-jurus ampuh dari para leader MLM. Sebagian besar dari mereka memiliki sikap yang luar biasa ramah, melayani downline dan konsumennya dengan baik, dan bahkan mau melayani para prospek yang belum tentu menghasilkan omset untuk mereka.
Dari dua cerita di atas anda bisa menerapkan poin-poin penting yang tersirat begitu jelas yaitu:


1. Permudah orang untuk bergabung dan menikmati produk anda,

satu kesalahan fatal bagi anda para distributor MLM yang menjumpai prospek tanpa membawa formulir
aplikasi dan produk.

Dengan menyediakan segalanya, anda mempermudah prospek untuk bergabung, jadi tidak perlu jauh-jauh datang ke stokis…
Pada saat anda bertemu dengan prospek yang telah anda presentasikan peluang usaha anda, biasanya mereka mempertimbangkan, dan bertanya dalam hati “bergabung atau tidak ya…”.
Kemudian dia bertempur dalam hati..mmmm….lebih baik bantu di mengisi formuir aplikasi, dan langsung tanya “produknya suka yang ini (produk 1) atau yang
ini (produk 2)
atau anda tanya “mau ambil 3 boks atau
coba satu dulu?”

Ingat! Pertanyaan anda sangat berpengaruh, jangan tanyakan “bagaimana pak jadi bergabung” no…no…no….prospek anda sedang bingung, jangan ditambah bingung dengan pertanyaan “bagaimana” bantulah mengambil keputusan dengan
halus, ramah dan memberi solusi bagi dia

Jadi…sekali lagi…permudah prospek untuk bergabung
2. Berceritalah tentang pengalaman anda yang menarik ketika
menjalankan usaha anda

Bisa berupa kesaksian-kesaksian para member anda yang sebuh dari penyakitnya.
Anda bisa ceritakan dengan detail dan emosinal sehingga membuat prospek anda tertarik untuk mendengarkannya, dan jangan lupa untuk terus menerus menyebut nama produk anda dengan jelas.
3. Senyum (your smile is your selling POWER).
Jangan sampai anda lupa menggunakan jurus ampuh dari senyuman….berlatihlah dengan sengaja bagaimana bersenyum yang baik….sebagai tambahan perhalus nada bicara anda,pada saat menganjurkan prospek untuk menandatangani formulir….coba saja dan buktikan hasilnya
Selamat berMLM

SUKSES UNTUK ANDA




Arli kurnia


KALIMAT PROMOSI AJAIB

Kalimat promosi ajaib

Bagaimana carA MEMPERBESAR OMSET GROUP ANDA?

ADA DUA HAL YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN OMSET ANDA

1. PRESENTASI
2. DUPLIKASI

Banyak leader yang mengatakan kalau mau memberbesar bisnis MLM jangn pernah berfikir bagaimana cara menjual produk dan bagaimana merekrut member baru.

100% saya sangat setuju. Karena tidak perlu berfikir bagaimana jualan maupun merekrut member baru.Yang perlu anda lakukan adalah presentasi sebanyak mungkin dan duplikasikan.

Rabu, 20 Juni 2007

Capek muter-muter tanpa hasil

sudah kesana kesini, tujuannya sih mencari prospek

tapi....

betapa malang nasibku... habis duit bensin dan tidak satupun terjual...
Seringkali saya mengalami hal tersebut pada saat awal menjalankan bisnis mlm.

Tahukah anda apa yang sedang terjadi?
saya hanya ingin mengingatkan anda pada sebuah hukum alam, yaitu "hukum rata-rata"
dimana tidak semua orang itu laki-laki dan tidak semua perempuan, malam tidak terjadi terus menerus karena ada siang, matahari juga tidak akan bersinar terus karena bulan dan bintang siap menggantikannya.

tidak selalu usaha kita menhasilkan dan tidak selalu "tidak menghasilkan"
kuncinya ada di : berapa banyak daftar prospek yang anda tulis, berapa banyak yang anda tunjukkan produk anda (presentasi).

misalnya si budi (maaf kalau namanya sama)
dia baru saja menjadi seorang distributor makanan kesehatan dari negara asing...
si Budi bukan tipe orang yang pintar berbicara, di asangat pendiam, pemalu dan tidak memiliki banyak teman.

suatu ketika Budi menulis 100 daftar nama orang-orang yang ia tahu namanya.
dalam 1 hari si Budi menghubungi 3-4 orang di daftar namanya tanpa kecuali dan tanpa memperhitungkan (apakah mereka berminat atau tidak).
setiap hari selama satu bulan tidak terasa budi sudah menghubungi semua orang yang ada di daftar namanya.

pertanyaannya:

1. apakah semua orang tidak mau bertemu dengan budi?

2. apakah semua orang tersebut tidak mau membeli yang budi tawarkan?

3. apakah tidak ada satupun juga yang tidak tertarik dengan apa yang budi kerjakan?

jawabannya: tidak ..... tidak semua tertarik dan tidak semua tidak tertarik
berarti tetap ada yang tertarik.

misal dalam menjual 1 produk budi mendapat keuntungan 50.000 dan dari 100 orang tersebut ternyata hanya ada 10% yang tertarik, berarti Budi mendapat keuntungan (50.000 x 100 orang x 10% = 10 orang x 50.000 = Rp. 500.000,-)

lumayan, berarti... nilai 1 orang yang budi tulis adalah 500.000 / 100 = Rp. 5000,-
WOW

apa yang terjadi... menulis 1 nama dihitung 5000 rupiah, mengapa bisa dikatakan demikian?

1. Sebetulnya calon pembeli itu sudah ada, tapi si penjual (Budi) belum menemukannya.

2. Kalau Budi hanya menulis 10 orang dalam daftar namanya belum tentu ada 1 orang yang
membeli, bisa jadi si pembeli tersebut budi temukan di daftar yang ke 21 (misalnya). tapi kalau seratus, rasanya mustahil kalau tidak ada yang beli.

jadi tugas kita sebagai seorang penjual adalah sangat mudah... tulis di agenda daftar prospek minimal 100 nama, hubungi mereka bulan ini juga, kunjungi mereka dan jangan ada niat menjual...

tapi absen saja..hehe... kalau tidak mau beli, beri tanda di agenda anda, dan teruskan ke nama berikutnya...

selamat mengabsen prospek anda

sukses selalu

arli kurnia


bagaimana menjual barang mahal menjadi terasa murah?

kebanyakan prospek sealu berkata... bagus sih, tapi kok mahal ya?
setelah itu nawar lagi...


BAGAIMANA MEMBUAT KONSUMEN BEREBUT MEMBELI PRODUK MAHAL ANDA

“Barangnya bagus sih … tapi mahal” sering kali kita menerima jenis penolakan semacam ini. L Konsumen sering keberatan dengan harga yang anda tawarkan. Kira-kira, siapa yang salah? Apakah konsumen betul-betul tidak punya uang untuk membeli produk anda?

Perhatikan baik-baik…
Berapa harga parcel lebaran yang anda kirimkan ke kerabat anda? Berapa biaya pendidikan anak anda dalam setahun? Berapa harga sepasang cincin pernikahan anda?
(…….. apakah anda bilang mahal? Apakah anda tetap membelinya?......)

Seorang teman saya memiliki ayah yang terserang penyakit jantung, setelah 2 minggu dirawat di rumah sakit, akhirnya dokter mengataka bahwa jantungnya harus dioperasi…

kemudian teman saya bertanya “dok biaya operasinya berapa?” dokter mengatakan dengan sorot mata yang ramah, sedikit tersenyum mantap dan yakin “delapan puluh enam juta belum termasuk obat”

Apa yang terjadi? Teman saya tersebut langsung pamit dan menelpon semua saudara dan kerabatnya utuk mengusahakan biaya operasi sebesar 86 juta rupiah.

Memang bukan jumlah yang sedikit, tapi apapun caranya pasti dia berusaha keras untuk memenuhi penawaran harga yang diajukan oleh dokter tersebut. Karena: teman saya memiliki tujuan yang sangat penting. Artinya kalau tujuannya penting orang akan melakukan apapun

(bagaimana cara menciptakan tujuan yang penting bisa ada dapatkan di Audio CD “BAGAIMANA MENDAPATKAN SATU JUTA PERTAMA ANDA DALAM 30 HARI DI BISNIS NETWORKING”)

Ada dua tipe prospek (kalau kita lihat dari sudut pandang kebutuhannya).

1. prospek yang sudah membutuhkan produk atau jasa anda sebelum bertemu dengan anda

tipe semacam ini biasanya terlihat lebih agresif, menelpon anda, atau datang ke tempat anda utuk mencari informasi lebih lanjut tentang produk anda.

ini akan mencari sendiri hubungan antara manfaat produk dengan kebutuhannya. Sehingga anda tidak terlalu mengeluarkan banyak tenaga untuk meyakinannya.

2. prospek yang belum tahu kaitan antara kebutuhannya - dengan produk atau jasa anda.

“ini tipe prospek yang akan kita bahas, karena banyak marketer yang gagal berkomunikasi dengan tipe prospek semacam ini”.

Untuk menghadapai tipe kedua ini anda harus:
  • mencari tahu apa yang benar-benar prospek butuhkan. Banyak distributor yang bertindak seperti layaknya seorang sales door-to-door… “permisi pak, saya mau menawarkan produk baru dari perusahaan x bla…bla…bla…” tahukah anda apa yang ada di pikiran prospek? “emang gue pikirin!” L

    prinsipnya adalah: tidak ada satupun orang yang mau membeli apapun yang anda jual. Jadi jangan sekali-kali bersikap seperti penjual, meskipun anda sedang mengejar target. Bersikaplah seperti sahabat, yang secara tulus memberi solusi untuk masalah prospek anda.

    Jadi yang harus ada lakukan pertama kali saat anda bertemu dengan prospek adalah mencari tahu apa kebutuhannya. Bagaimana caranya? Sederhana sekali…yaitu dengan bertanya dan mendengarkannya dengan seksama.

    Perhatikan dialog di bawah ini!

Distributor: “Gimana kabarnya pak? Sehat?”

Mr. Prospek: “alhamdullillah sehat”

Distributor: “yah, syukurlah … padahal jaman sekarang banyak sekali orang sakit, cuaca kurang bersahabat

jadi gampang sekali kita kena penyakit, kalau kita lihat di tv banyak sekali orang kena demam berdarah, flu burung,

sayapun habis keluar kota dan sering saya temui orang yang sepertinya tidak punya masalah kesehatan tapi ternyata menyimpan banyaaak peyakit…betul ya pak…?” (di bagian ini distributor mulai menciptakan masalah)

Mr. Prospek:(mengangguk – Karena distributor bertanya “betul ya pak…?”)

Distributor: “memang seperti itu… pak prospek tahu kenapa banyak orang sakit? Soalnya dari air yang kita minum saja sudah tidak sehat… sepertinya bersih, tapi ternyata kalau di tes, air yang kita minum mengandung banyaaak sekali mengandung zat-zat yang merusak metabolisme tubuh…dan kabar buruknya…kita tidak pernah sadar, jadi efeknya baru dirasakan setelah beberapa tahun kemudian.

Menurut pak prospek gimana? Zat-zat tadi itu kan yang bikin kita gampang capek, sering pusing dan lama-lama bisa menyumbat peredaran darah, bikin tekanan darah kita tidak stabil, lama –lama jadi sakit jantung, diabetes, batu ginjal, bahkan stroke…sekarang kan banyak orang sakit tapi tidak merasa sakit, betul kan pak?”

(di bagian ini masalah di perjelas dengan tujuan: pak prospek mulai merasa bahwa dia juga mengalami masalah yang sama)

Mr. Prospek: (kembali mengangguk setuju)

Distributor: “gimana menurut pak prospek?”

Mr. Prospek: “iya betul juga, saya pun kadang-kadang merasa pusing, apa lagi kalau bangun tidur, badan rasanya tegang, leher jadi sakit.”


(nah lhoo… kena situ ya…Mr. Prospek mulai merasa membutuhkan solusi untuk masalah kesehatannya)


Distributor: “o ya? Kok bisa pak? Apa pak prospek tidur larut malam?”

Mr. Prospek: “tidak tahu ya…mugkin karena faktor usia juga, saya juga gampang capek…L”

Distributor: “wah hati-hati lho pak…sudah cek ke dokter, tensinya, LDL, kolesterol, dan trigliserinnya?”

Mr. Prospek: “belum, saya pikir sih tidak apa-apa, tapi ternyata bahaya ya…”

Distributor: “ya pak… bahaya sekali…kemarin teman saya baru saja operasi ginjal…bla…bla…bla

(cerita kesaksian yang gejalaya sama dengan prospek)…setelah konsumsi produk ini (produk yang ditawarkan) dia merasakan …bla…bla…bla….”

(kebutuhan prospek sudah tercipta tinggal lanjutkan tahap ke dua- lengkapnya anda bisa dengarkan di Audio CD“Bagaimana mendapatkan satu juta pertama anda dalam 30 hari di bisnis networking” )

  • Ceritakan manfaat sebanyak-banyaknya

Apakah anda datang ke apotek untuk beli obat? …. tidak … anda datang untuk sembuh.

Apakah anda datang ke toko buku untuk membeli buku?... tidak… anda datang untuk membeli informasi yang ada butuhkan.

Apakah anda datang ke Mc Donald untuk membeli burger? …tidak… anda datang ke Mc Donald untuk mengisi perut lapar anda dan menikmati rasa dari resep THE BIG BURGER J

Semua orang tidak mau membeli produk … tapi manfaat atau hasil dari produk yang anda tawarkan. Semakin banyak manfaat yang anda bicarakan maka akan semakin besar kemungkinan orang akan membeli produk anda.

Mengapa orang sibuk bisa bergabung di bisnis anda? Mengapa orang yang tidak punya uang bisa bergabung di bisnis anda? Mengapa orang yang tidak pandai berbicara juga mau bergabung di bisnis anda?

Karena mereka melihat manfaat atau solusi yang bisa anda pelajari dengan cepat
di

Audio CD“Bagaimana mendapatkan satu juta pertama anda dalam 30 hari di bisnis networking”

Di bisnis MLM ada faktor-faktor penting yang menyebabkan orang bergabung dengan anda dan ada beberapa hal yang menyebabkan mereka menolak anda

(dapatkan jawaban mengapa orang mau bergabung dengan anda di Audio CD“Bagaimana mendapatkan satu juta pertama anda dalam 30 hari di bisnis networking” )

Poinnya adalah:
Mengapa orang mengeluh tentang harga yang mahal? Jawabannya adalah, dia belum membutuhkan. Apapun produk atau jasa yang anda jual kalau dibutuhkan akan semakin mudah menjualnya, begitu pula sebaliknya, kalau kurang dibutuhkan maka akan lebih sulit menjualnya.

Sebagai seorang distributor yang baik, semestinya kita tidak bersikap sebagai penjual tetapi sebagai sebagai seorang sahabat yang memberikan solusi untuk masalah prospek kita.

Jadi yang perlu anda lakukan adalah : menggali kebutuhan konsumen dan menceritakan manfaat sebanyak-banyaknya dari produk anda

Selamat mecoba… dan buktikan hasilnya…

Salam sukses,



Arli Kurnia

bagaimana cara meyakinkan orang supaya mau membeli apa yang kita tawarkan?

Bagaimana cara meyakinkan orang-sebetulnya mudah sekali...karena ada beberapa hal yang membuat seorang prospek untuk membeli sebuah produk.

1. siapa yang menjual

poin ini mutlak harus anda pahami. orang tidak akan membeli sesuatu dari sumber yang tidak dia percayai. dan sebagai seorang penjual yang baik sudah selayaknya anda terus berupaya memperbaiki diri.

yang pasti: penampilan, cara berbicara dan sikap itu lah yang harus anda tingkatkan terus menerus menjadi lebih baik

Pages