Sabtu, 27 September 2008

Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin

Sekalian mengucapkan saya juga mengingatkan pada segenap penggemar DukunDagang.co.cc untuk memberi kartu ucapan, sms dan lain sebagainya ke segenap kolega bisnis.

Supaya mempererat tali persaudaraan dan memperlancar OMSET... hehe..Laris Manisss...!

Strategi Marketing- bikin rame usaha anda

Pak Warto, seorang tukang nasi goreng yang sangat laris bercerita "Strategi Marketing" pada saat pertama ia membuka warungnya.

"saya mengundang banyak teman untuk makan nasi goreng gratis di warung saya selama satu minggu berturut-turut. Sekarang warung saya tidak pernah sepi..."

Minggu, 21 September 2008

Sebagian besar orang menyukai hubungan

Menengok kesuksesan besar situs-situs terkenal seperti yahoo, hotmail, youtube, google, dan friendster… dimana mereka memiliki satu fungsi yaitu menghubungkan orang satu dengan lainnya, ternyata memiliki kesuksesan besar.

Itu jugalah yang dianut oleh blogger dan wordpress … termasuk yang saya dan anda gunakan kali ini.

Coba bayangkan berapa banyak orang telah menyumbangkan sebagian uangnya untuk membeli handpone dan membayar pulsanya hanya untuk saling berhubungan.

Bisa anda bayangkan berapa besar uang yang berputar bidang ini?

Prinsip bahwa manusia menyukai “saling berhubungan” memperkuat bukti bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak mau dan tidak bisa hidup sendiri.

Bahkan beberapa produk yang tidak ada hubungannya dengan “saling berhubungan” pun membentuk komunitas pemakai supaya sesame konsumennya bisa saling berhubungan antara satu dengan lainnya.

Anda bisa melihat beberapa kesuksesan merk Harley Davidson dan Volks Wagon (VW). Banyak orang yang membentuk club otomotive untuk dua merk tersebut di seluruh dunia. Bayangkan banyak sekali even yang telah diadakan seperti road show, pesta dan kegiatan sosial.

Kegiatan-kegiatan tersebut melibatkan banyak konsumen-konsumen fanatik yang saling memperkuat kecintaannya terhadap motor atau mobilnya.

Hal tersebut menjadi daya tarik untuk orang awam untuk ikut dengan mereka. Yaitu orang-orang yang memiliki cara pandang life style yang sama.

Contoh: Pengemudi harley mencerminkan life style kebebasan, kemakmuran, kebanggaan dan gaya hidup yang menyenangkan. Dimana mereka memicu para pejabat, pengusaha dan CEO kelas atas untuk membeli juga motor besar yang harganya selangit itu.

Poin bahasan kali ini adalah: “Komunitas juga bisa menjadi alat marketing yang dahsyat”

Salam Laris Manisss…!



Arli Kurnia
http://dukundagang.co.cc

Sabtu, 20 September 2008

Psikologi Harga Memberi kesan produk anda jauh lebih murah!

Lihatlah berbagai macam barang di Inovation Store, diamna barang yang ditawarkan sangat unik dan harganya diatas rata-rata.

Tapi mereka pintar, karena tidak mungkin menaruh harga 100.000, 1 juta, 3 Juta dll.

Pasti mereka memilih angka 99.900, 999.990, 2.999.900 dll, meskipun yang dibayarkan tetap utuh seratus ribu, satu juta, dan tiga juta.

Psikologi harga tersebut membuat calon pembeli merasa lebih ringan… meskipun tidak betul-betul ringan.

Jumat, 19 September 2008

Goal yang menghipnotis

Terry Dean, seorang internet marketer kawakan berupaya mendapatkan sebuah cincin kawin berlian sebelum pernikahannya dimulai.

Target itu sangat emosional dan memotivasinya untuk bertindak.. hasilnya dalam empat bulan hasil penjualan onlinenya bisa digunakan untuk membeli cincin idamannya tersebut.

Kamis, 18 September 2008

KISS (Keep It Simple and Stupid)

Orang selalu menginginkan produk yang sederhana...

Microsoft masih menrajai penjualan software terbesar di Dunia. Windows adalah Opeating System yang mahal yang meeka jual. Padahal kalau kita ketahui ada Operating system yang gratis seperti Linux.

Hari ini masih lebih banyak orang yang membeli windows daripada memakai yang gratis.

mengapa demikian?

kita bisa perhatikan kesedehanaan dari windows, sangat mudah digunakan bahkan oleh orang malas sekalipun.

Sekali instal langsung jadi.

Sedangkan OS yang lain harus setting ini, setting itu orang bilang agak ribet.

Makanya bayar pun tidak masalah.

beberapa waktu lalu pada saat gencar-gencarnya razia windows di warnet-warnet, banyak yang mencoba berralih ke linux, karerna gratis.

Tapi, beberarpa saat kemudian mereka tetap membeli windows asli dan mengistalnya, karrena konsumen measa lebih mudah menggunakan windows.

ya.. Keep It Simple and Stupid

Buatlah mudah dan bisa digunakan oleh orang bodoh sekalipun. Ini rahasia kesuksesan sebuah produk.

Karena pada dasarnya orang itu malas.

Anda boleh coba datang ke Hotel berbintang yang tarifnya semalam berkisar antara 500rb sampai 1 juta rupiah.

Coba perhatikan disana anda akan dilayani, mulai dari welcome drink, petugas yang menghampiri mobil kita untuk di pakirkan, tas kita dibawakan WOW, bayar mahal pun ok...

Karena kita di buat malas dan santai.


Perhatikan juga penyebaran Hotmail, pada saat kita menerima surat dari provider ini, di bagian bawah ada link yang mengatakan kurang lebih seperti ini "anda mau e-mail gratis, klijk disini"

yah simple sekali, hanya dengan 1, 2, 3 klik orang bisa punya alamat email baru.

Hal ini mempemudah penyebararnnya.

Ya...

Sekali lagi simple adalah kuncinya.


Salam Laris Manisss...!


Arli Kurnia
http://dukundagang.co.cc

Rabu, 17 September 2008

Alam bawah sadar mempengaruhi kesadaran untuk membeli

Misalnya anda menjual buku ”bagaimana mengatasi rasa malu berbicara dengan wanita”.

Prospek anda tidak akan membeli sampai ia membayangkan pada saat bertemu dengan seorang wanita cantik, kemudian dengan lancarnya ia berbicara.
Bagaimanapun juga, ribuan kali kita telah dipengaruhi oleh tayangan televisi dengan cara semacam ini.

Berapa banyak anda memutuskan untuk membeli setelah membayangkan memakai produknya dan merasakan perasaan positif?

Tentu berulang-ulang...

Emosi positif selalu dapat merubah pendirian kita secara logika dengan sangat mudahnya.

Ketika sebuah blue jeans model terbaru di pajang, saya mulai mendekat dan mulai melihat berapa harganya. Kemudian pergi mencobanya di kamar pas....

Ya... keputusan membeli diambil di depan cermin pada saat saya melihat bayangan saya disitu dan berkata ”keren juga ya...”

Begitu juga terjadi di counter sepatu kulit, jas, tas kerja, jam tangan bahkan makanan.

Nah... kalau anda menjual suatu produk, sudahkah anda mempermudah prospek anda membayangkan.. bagaimana seandainya jika produk ini di pakai.

Semakin jelas bayangan yang di bentuk di pikiran prospek dari gambarnya, suaranya sampai gerakan dan perasaan yang terkandung di dalamnya maka semakin besar kemungkinannya dia akan membeli.

Mudah mudahan materi bisa menjadi acuan singkat untuk membantu anda menghipnotis prospek anda.


Salam Laris Manisss...!



Arli Kurnia
http://dukundagang.co.cc

Selasa, 16 September 2008

Perhatikan! Joe Girald – The Greatest Salesman In The World – mengungkap rahasia penjualannya

Joe, konon telah berhasil mencetak rekor penjualan terbaik di dunia. Bayangkan ia mampu menjual mobil rata-rata 6 unit per-hari selama 12 tahun berturut-turut.

Rekor ini belum pernah terpecahkan sampai sekarang.
Anda tahu, semua penjual selalu ingin memperbesar angka penjualannya. Siapapun penjual itu, dimanapun dan kapanpun. Termasuk para online marketer.

Senin, 15 September 2008

Pelanggan dengan sukarela membantu promosi

Contoh kasus ini dimuat oleh http://www.suarakarya-online.com

Dari berbagai macam strategi untuk mengembangkan omset ... anda perlu melihat yang satu ini...


Sabtu, 19 April 2008

Satu lagi kawasan wisata baru muncul di Kota Solo. Untuk menambah daya tarik Kota Solo yang selama ini dikenal dengan sebutan kota budaya, Pemkot Solo membangun pusat jajanan malam. Sama halnya dengan yang telah dikembangkan di Surabaya, yaitu pusat jajanan malam Kiakia Kembang Jepun, di Kota Solo pun dikembangkan pusat jajanan malam yang disebut Gladag Langen Bogan. Di kawasan ini pengunjung bisa mencicipi aneka makanan khas Solo.

Makanan khas seperti nasi liwet, tengkleng, dan bubur lemu, dijual setiap malam di Gladag Langen Bogan itu. Begitu juga bistik, timlo, gudeg ceker, pecel ndeso, dan makanan khas lainnya, dijajakan di kawasan yang terletak di tengah Kota Solo atau tepatnya di Jalan Mayor Sunaryo itu. Sedangkan untuk minuman, di sana ditawarkan mulai dari wedang ronde, wedang donga, wedang jahe hingga minuman jus buah yang menjadi alternatif bagi pengunjung.
Pusat jajanan malam ini menempati lokasi di tengah jalan yang biasanya pada pagi hingga sore hari digunakan untuk arus lalu lintas. Gladag Langen Bogan mulai dibuka pukul 17.00 WIB hingga menjelang dini hari. Konsep yang digunakan di sana juga sama dengan yang ada di Kia-Kia Kembang Jepun. Pengunjung bisa menikmati makanan sambil duduk di kursi-kursi yang telah disiapkan di sana. Sementara itu, sebanyak 100 pedagang yang menjajakan dagangannya dengan gerobak siap melayani para pengunjung.

Jika tidak tertampung di kursi yang di atasnya telah dipasang tenda, pengunjung tidak perlu khawatir. Soalnya, di sepanjang jalan itu juga disediakan semacam lesehan bagi pengunjung untuk sekadar bisa menikmati makanan khas Solo yang lezat. Pengunjung pun tidak perlu khawatir dengan harga yang ditawarkan di sana sebab semuanya bisa terjangkau karena murah.

Gladag Langen Bogan memang terbilang baru di Kota Solo. Kawasan pusat jajanan malam ini baru saja diresmikan pada Minggu (13/4) oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Namun, meski terbilang baru, warga tampak antusias menyambut kehadiran Gladag Langen Bogan. Sejak dibuka untuk umum pekan lalu, kawasan ini setiap malam tidak pernah sepi pengunjung.
"Ada sekitar 100 pedagang di sini dan buka setiap hari. Dan mulai pukul 17.00 WIB kawasan ini sudah mulai ditutup untuk arus lalu lintas. Diharapkan, kawasan ini menambah daya tarik Kota Solo terutama untuk wisata kulinernya," ujar Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (BIK) Kota Solo, Purnomo Subagyo.

Setiap akhir pekan, pengunjung juga bisa menikmati pertunjukan musik di kawasan ini. Tempatnya yang terletak di tengah kota sangat mudah dijangkau dari setiap sudut Kota Solo. Tidak hanya pengunjung yang tampak antusias menikmati makanan di kawasan ini, tetapi pedagang yang berjualan pun ikut bergairah dengan padatnya pengunjung setiap hari.

"Kawasan ini menjadi alternatif lain kalau ingin makan, terutama malam hari. Semoga saja ini akan terus berlangsung dan tidak hanya ramai pada saat pembukaan saja," ujar Dewi Setyowati, salah seorang pengunjung Gladag Langen Bogan.

Kawasan ini bisa menjadi salah satu tujuan bagi wisatawan-saat berkunjung ke kota yang dikenal sebagai kota yang tidak pernah tidur ini-untuk menikmati makanan khas Solo. Jika biasanya tengkleng Pasar Klewer yang terkenal itu hanya bisa dinikmati saat siang saja, di sini masyarakat bisa menikmatinya pada malam hari. Atau jika selama ini pengunjung hanya bisa menikmati enaknya gudeg ceker selepas pukul 24.00 WIB, maka di Gladag Langen Bogan mereka bisa menikmati lezatnya gudeg tanpa harus menunggu lepas tengah malam.

Pusat jajanan malam ini akan berakhir jika tidak ada pengunjung lagi. Dan tak boleh dilupakan, kawasan ini harus bersih kembali keesokan harinya. Pasalnya, kawasan ini akan digunakan kembali untuk jalan raya sebagai fungsi utamanya. (Endang Kusumastuti).

===================

Anda baru saja membaca sebuah liputan dan apa yang dapat kita pelajari?

1. Kalau orang bingung mau cari makan..."enaknya makan dimana ya?" langsung terbersit di pikirannya tentang pusat makanan tersebut.

ini adalah sayu poin plus yang sangat menguntungkan para penjual di sana. Tidak heran setiap malam banyak orang yang berbondong-bondong ke sana.

2. Setelah mencobanya, orang akan merasakan sebuah suasana malam yang berbeda... dan tertarik untuk menceritakannya (termasuk saya :) hehe) tak heran setiap malam selalu ramai, apalagi malam minggu... wah sampai tidak kebagian tempat ... padahal tempatnya adalah jalan raya yang cukup lebar (lebih dari 20 meter) dan sangat panjang (sekitar 400 meter)..

Terbayang omsetnya?... Guedhe buanget...

salam Laris Manisss...!

Sabtu, 13 September 2008

Bagaimana menghipnotis lewat tulisan

Bagaimana menghipnotis lewat tulisan

Berikut ini adalah trik yang sering digunakan oleh penjual profesional dalam membuat sales letter. Yaitu dengan memberikan kalimat pembuka yang powerful untuk membuat pembaca terus membaca tulisan dan merasakan sesuatu.

Contoh:

Jumat, 12 September 2008

Gunakan prinsip ini maka anda bisa menjual apapun didunia ini!




“Live is to sell”

Ya hidup berarti menjual…

Bayangkan saja dari bayi kita sudah menangis untuk minta susu ibu. Ya... menangis dan meminta ibu kita untuk memeluk dan memberikan kasih sayangnya... itu adalah menjual.

Pada saat kita bertemu pasangan kita, dengan segala upaya kita lakukan untuk bisa mendekatinya... ya... itu juga menjual.

Pada saat anda makan mie ayam yang enak ... anda promosikan warung makannya walaupun tanpa bayaran... ya ... itu juga jualan.

Pada saat anda menonton sebuah film dan anda menceritakan pada teman anda... itu juga jualan.

Pada saat anda membeli motor baru dan anda bercerita betapa iritnya motor anda ... ya... itu juga jualan.

Jadi....

Apakah menjual itu susah? Padahal setiap hari tanpa sadar kita sudah melakukannya... dan dari lahir coba, berapa banyak transaksi yang terjadi karena ulah kita... hehehe

Anda sudah menjadi penjual sejak bayi... so sadarilah bahwa ”hidup berarti menjual”

Prinsip ini saya kenal tujuh tahun yang lalu, dan inilah yang salah satunya penyebab perubahan terjadi dalam pola pikir saya yang menganggap bahwa menjual itu sulit.

Waktu itu saya adalah seorang mahasiswa yang pendiam dan pemikir. Sulit berkenalan dengan orang baru... dan hari itu saya putuskan untuk menjadi seorang penjual asuransi di Semarang.

Hitung-hitung cari pengalaman selagi kuliah.

Saya merasa tertekan dan kesulitan menghadapi dunia penjualan langsung yang saya rasa adalah momok yang menakutkan.

Tapi seorang manajer saya mengatakan ”live is to sell ... hidup berarti menjual”

Sejak saat itu saya berubah dan sekarang malah menjad konsultan Marketing and Sales untuk beberapa perusahaan.

So.. anda harus ingat bahwa Hidup adalah menjual…

Salam LARIS MANISSS...!


Arli Kurnia

Kamis, 11 September 2008

Baca tulisan dibawah ini dengan teliti dan bayangkan…!

Kalau mampir di warung nasi goreng pak joko silakan pesan sepiring nasi goreng ayam.

Seorang pelayan akan menghidangkan sepiring nasi goreng ayam yang aroma lezatnya sudah tercium dari jarak lima meter. Aroma bumbu gurih, asin dan pedas yang pas…membuat air liur saya keluar, dan tidak sabar lagi untuk menikmatinya.

Nasi goreng tersebut berwarna coklat kemerahan berasap karena barusan keluar dari wajan.

Yang lebih istimewa lagi, potongan ayamnya nyaris utuh sebesar genggaman tangan sehingga memberi kesan mantabbbb….!

Tiba saatnya untuk menikmatinya, saya mengambil sendok dan mencoba nasi yang beraroma gurih tersebut sedikit dulu…. Lidah saya merasakan rasa gurih yang khas yang belum pernah saya temui dimanapun juga sebelumnya.

Matapun agak terpejam tidak kuasa menahan lezatnya sendokan pertama dari nasi goreng istimewa tersebut…

OK…. STOP

Apakah anda terlena dan membayangkannya? Apa yang anda rasakan? Lapar? Atau lidah anda sedikit terganggu?

Kalau anda bisa merasakannya, berarti anda telah terhipnotis oleh tulisan tersebut.

Sebenarnya apa yang dilakukan oleh para pelaku hipnotis? Mereka membentuk bayangan secara visual, auditory, dan kinestetic secara detail sehingga pembacanya ikut merasakannya.

Film-film mulai dari sinetron sampai ke box office telah menghipnotis jutaan pemirsa, iklan tv telah menghipnotis jutaan konsumen.

Menurut Dr. Milton Ericson, ”semua komunikasi yang berhasil adalah hipnotis”.

So... apa yang harus kita lakukan.

  1. Berlatih Visual, coba sebutkan secara detail apapun yang anda lihat tentang sebuah benda atau kejadian. (contoh: sebuah mobil kijang inova hitam ber plat nomor H 1234 BG yang dikemudikan oleh seorang wanita cantik berkacamata hitam dan berumur sekitar 21 tahun. Kulitnya putih dan sepertinya seorang model)
  2. Berlatih Auditori, sebutkan suara apa yang anda dengar (contoh: ciiit... mobil tersebut berhenti secara tiba-tiba di samping saya. Kemudian kacanya terbuka secara perlahan dan terdengar suara seorang wanita yang tidak asing bagiku memanggil... ”arli...”)
  3. Berlatih Kinesthetic, sebutkan atau peragakan gerakan atau perasaan secara detail. (saking kagetnya saya sampai melompat, dan mendadak berketingat dingin... tetapi merasa begitu lega karena wajah teman lamaku yang canting muncul di balik kaca mobil itu.)

Ok... sekarang ... silakan berlatih lebih dalam lagi dan gunakan di setiap kali anda bercerita.

Saran saya, cari seorang anak kecil dan coba ceritakan dongeng sebisa anda, semakin anak kecil itu memperhatikan anda maka anda semakin mahir.


Salam LARIS MANISSS...!

Rabu, 10 September 2008

Hipnotis membantu saya menjual sabun cuci berkualitas tinggi seharga 100 ribu dalam 1 menit

Berbekal kenekatan dan keberanian saya mencoba metode ini...

Ceritanya begini:

Waktu itu (2 tahun yang lalu) saya menjadi seorang distributor sabun cuci merek XXX yang berkualitas tinggi.

Harganya 100ribu rupiah per kg, ya.. anda tahu terlalu mahal untuk ukuran sabun cuci biasa.

jadi ...

Berkali-kali saya ditolak oleh ibu-ibu di arisan... mereka bilang mending pakai sabun biasa.

Hari itu saya merasa semakin penasaran, ada sekitar 50 dus yang ada di rumah saya dan saya pikir.. "wah modal saya susah kembali kalau caranya begini"

Maklum waktu itu saya sedikit nekad dengan memborong sabun yang saya kira bakalan laris...

akhirnya saya membaca sebuah artikel tentang hipnotis dalam penjualan... dan saya terapkan kurang lebih saya berkata seperti ini:

"coba bu...bayangkan saja waktu saya nyuci, tangan saya tetap dingin dan tidak rusak, air yang saya pakai juga sangat sedikit, cukup satu ember untuk duapuluh potong pakaian... air mahal lho bu...

saya juga tidak menkucek... cuma merendam, bayangkan saja betapa hemat tenaga kita, daripada dipakai untuk mengkucek mending buat masak... ya kan bu...

tanaman hias saya juga sekarang tumbuh dua kalilipat lebih subur karena setelah mencuci sisa sabunnya saya gunakan untuk menyiram tanaman.

ya... ramah lingkungan.. (saya berkata sambil menggerakkan tangan dan mengkeryitkan dahi tanda serius)

yang sulit dipercaya lagi... satu sendok makan sabun ini bisa dipakai untuk membersihkan dua ember pakaian yang sangat kotor... seperti kena lemak, becek, dan kotoran yang berbau...

ini fakta bu...

dan sssst....

(saya mencoba untuk berbisik dan mengecilkan suara saya yang tadinya menggebu-gebu)

Kalau pakaian kita tidak kering... sabun ini tidak menimbulkan bau apek...

harganya cuma seratus ribu dan bisa dipakai untuk enam bulan... uang hemat...tenaga hemat... air juga hemat...

kebayang kan bu... sudah coba aja ...(bujuk saya)"

ya.. kalimat-kalimat diatas saya ucapkan pada setiap ibu-ibu dan hasilnya dalam sepuluh hari stok sabun saya habis :)

saya dapat pelajaran berharga dari situ..

ternyata konsep hipnotis saya gunakan untuk membantu ibu-ibu membayangkan memakai sabun istimewa saya... dan meyakinkan mereka bahwa sabun saya menguntungkan mereka...

selamat mencoba dan... salam LARIS MANISSS...!



Arli Kurnia

Selasa, 09 September 2008

Gunakan telinga anda untuk melancarkan OMSET

Bayangkan pelanggan akan datang terus menerus seperti air terjun yang terus mengalir deras...

Sebuah perusahaan ice cream terkenal Baskin & Robin memiliki strategi khusus dalam membuat rasa baru di es lezatnya.

selama bertahun-tahun secara khusus perusahaan ini mendengarkan komentar konsumen-nya yang menyarankan untuk membuat rasa baru...

yang rasa pisang lah..rasa coklat ini lah.. rasa strawbery ini lah.. macam-macam saja maunya...

tapi komentar tersebut ditanggapi secara cermat dan konon... toko ini mengganti menunya setiap hari.. jadi setiap tanggal ada menu yang berbeda..

ya..

tadinya mereka memulai dengan 31 rasa, sesuai dengan jumlah hari, dan sekarang dari kombinasi tersebut ada lebih dari 500 rasa..

pertanyaanya: "mengapa Tuhan memberi kita dua telinga dan satu mulut?"

karena kita disarankan untuk lebih banyak mendengar dibanding berbicara.

sudahkah anda mendengarkan calon konsumen anda? siapa tahu itu saran yang bagus...dengarkan secara bijak dan berikan yang terbaik untuk mereka.


salam LARIS MANISSS...!

Senin, 08 September 2008

Bob Sadino dan telur busuknya!



Konon pada saat merintis bisnisnya, Bob Sadino, salah satu pengusaha kawakan di Indonesia punya kisah yang menarik.

Beliau pintar sekali memanfaatkan tenaga pemasar yang gratis....

Beliau menjual dagangannya berkeliling, dan mengatakan ”kalau telur yang saya jual ini busuk 1 maka akan saya ganti satu kilo”.

Suatu hari sengaja Pak Bob menaruh sebuah telur busuk diantara beberapa telur yang dibeli oleh seorng ibu yang sangat cerewet.

Ya... apa yang terjadi...?

Minggu, 07 September 2008

Link Situs iklan Indonesia

Kalau anda ingin menjual lewat internet... media promosi iklan baris cukup efektif...

asalkan rajin promosi, karena saking banyaknya pengguna jasa semacam ini maka iklan anda dapat dengan mudahnya tersundul dan jadi tidak kelihatan.

tapi minimal sudah berusaha, bagaimanapun juga banyak sekali transaksi yang dihasilkan dari sini.

berikut adalah link iklan yang muncul pada saat saya menulis kata iklan pada google... sudah saya urutkan berdasarkan popularitasnya pada tanggal 4 September 2008.

selamat mencoba:

www.webiklan.com/

www.iklanbaris.co.id/


www.iklan.net/

www.pondokiklan.com/

www.pondokiklan.com/




www.tempatiklan.com/
www.iklanbarisplus.com/
www.iklanumum.com/
www.iklanoke.com/
http://forumiklan.com/

www.caridisini.com/
http://papaniklanku.com/
http://www.iklan-laris.com/
www.bursa-iklan.com/
http://promotioncamp.com/agen-iklan


www.pasangiklan.com/
www.iklan-sukses.com/
www.masangiklan.com/
www.iklandiweb.com/
www.iklanbaris.biz/



http://iklanbisnis.net/
www.iklanmungil.com/
www.iklanbahari.com/
http://iklanbarislaris.com/
http://iklan.plazabisnis.com/

www.inforumah.net/
www.kartubisnis.com/
http://triklan.com/
http://bjm.promo.web.id/



www.iklanwebid.com/

http://iklan.indosiar.com/

www.bisnishandal.com/


SALAM LARIS MANISSS...!


Arli Kurnia

Jumat, 05 September 2008

Kalau Saja Saya Bisa Membuka pikiran prospek...

kalau di bedah isi kepala prospek isinya apa saja ya?

sesulit apapun pemikiran sorang manusia... dia hanya punya 2 (dua) hal

catat baik-baik...

  1. Mencari nikmat
  2. Menghindari sengsara

Si Budi (nama samaran, mohon maaf kalau namanya kebetulan sama dengan anda), memprospek seorang temannya.

Setelah 3 jam berdebat tanpa hasil, dia menelpon saya untuk berkonsultasi. Dan beberapa saat kemudian kami bertmu.

Intinya, dia mengeluh tentang perdebatannya dengan si prospek, Budi bilang "pak orang ini sulit, sudahlah pelit tidak mau rugi, argumennya banyaaak sekali, gimana dong?"

saya bilang ke Budi "ya jelas semua orang tidak mau rugi, emang kamu mau rugi?"

Budi:"ya jelas tidak lah"

Saya:"ya sudah...."

Intinya tidak satupun orang mau di rugikan, menurut saya dalam kasus ini telah terjadi sebuah kesalah pahaman. saya percaya, banyak distributor MLM maupun Marketer yang mengalaminya juga.

di setiap presentasi penjualan anda, harus selalu anda perhatikan dua prinsip diatas tadi bahwa manusia mencari nikmat dan menghindari sengsara.

jadi anda harus temukan apa keuntungan prospek kalau bertransaksi dengan anda, dan apa pahitnya kalau tidak.

contoh:

"pak, kalau bapak mau ambil keuntungan besar ini formulir pendaftarannya, bulan ini juga bapak bisa dapat bonus.....bla...bla...bla(mencari nikmat), daripada kesempatan ini diambil orang lain...kan bapak rugi besar, bonus 1 juta rupiah kalau sampai lepas kan sayang(menghindari sngsara)."

"mending produk ini dicoba bu... daripada sakitnya tambah parah, kan semua aktivitas ibu jadi terganggu (menghindari sengsara), tenang saja...ini semua alami dan tidak ada efek samping. kalau besok ibu sembuh kan bisa jualan lagi, bisa arisan... ketemu sama temen...jalan-jalan ...bla...bla...bla (mencari nikmat)"

ingat: buatlah daftar sebanyak mungkin tentang keuntungan prospek kalau membeli produk anda dan krugiannya kalau tidak membeli.

sampaikan dengan detail, emosional, tulus dan penuh perhatian.

tidak mungkin prospek menolak.

nb: bahkan dengan cara ini, prospek saya sampai meminjam sejumlah dana untuk membeli produk... jadi kalau anda tidak yakin bahwa produk anda bisa membantu prospek...JANGAN LAKUKAN... cara ini, kasihan...

selamat mencoba

LARIS MANISSS...!


arli kurnia

Kamis, 04 September 2008

jurus AMPUH penjualan yaitu PENASARAN

Bikin penasaran ala Mie Sedaap

Mengikuti sejarah pemasaran di Indonesia memang cukup menggelitik otak saya. Khususnya beberapa tahun yang lalu pada saat Mie Sedaap melaunching produknya. Dalam waktu yang sangat singkat iklannya berhasil menebus angka penjualan yang fantastis.

Di beberapa tempat srategis di ibu kota banyak terpasang iklan yang berbunyi sedaaaaap dan tidak ada keterangan siapa pengiklannya.

Selama beberapa waktu iklan tersebut mengundang perhatian banyak orang. Kemudian ”its the show time” bada saat yang sangat tepa, yaitu pada saat orang sudah mulai bertanya ... ”ini iklan apa sih?” baru perusahaan itu memasang ulang iklan yang mencantumkan mie sedaap sebagai produknya.

Tentu saja rasa penasaran orang banyak langsung terjawab dan mereka pun Langsung mengingat... ”ooo iklan mie to”

Jurus ini begitu efektif dan sangat memukau para pengamat periklanan. Ya... memang penasaran membuat kita lebih antusias untuk mengetahui ... apa sih sebenarnya.

Bikin penasaran ala Bread Talk

Begitu masuk pintu samping Grand Mall Solo, lagsung tercium bau roti yang menggiurkan.

Terlihat kesibukan di sebuah toko di dalamnya yang terdapat beberapa koki sedang membuat kue dengan begitu interaktif.

Ada yang mengolah adonan, ada yang menabur coklat, ada yang mengiris keju dan ada yang mengurus pemanggang kue.

Ide brilian ini mengundang banyak orang untuk mengantri di dekat kasir. Omset perharinya luar biasa.

Semakin saya mendekat ke toko tersebut maka semakin penasaran, pertama penasaran untuk melihat bagaimana cara membuatnya, kemudian penasaran untuk melihat hasil rotinya. Dan ... anda tahu terakhir penasaran untuk mencicipinya.

Ternyata rasanya juga enak dan empuknya khas Bread Talk.



LARIS MANISSS...!

Membeli Karena Gengsi

Konsep yang satu ini begitu menonjol di kalangan masyarakat negeri kita. Ya.... Membeli Karena Gengsi.

Aneh tapi nyata ... jarang dilihat tapi ini fakta

Berapa banyak konsumen yang membeli barang entah itu mobil, motor, handphone maupun rumah tinggal karena gengsi atau prestige nya?

Handphone pada prinsipnya bisa didapatkan hanya dengan harga 300 ribu rupiah, tentunya sudah komplit fungsinya secara umum, bisa telepon dan sms.

Bagaimana dengan komunikator yang seharga diatas 10 Juta? Tentu saja fungsinya sama, bisa telepon dan sms.

Memang ada fungsi-fungsi tambahan seperti security, camera, koneksi GPRS dan 3G yang memungkinkan untuk menelpon sambil melihat wajah lawan bicara melalui video streaming.

Tapi tetap saja 80% penggunaannya ya untuk telepon dan sms.

Mengapa Hanphone mahal juga masih laku? Malahan laris seperti kacang goreng?
GENGSI...!

Kalau anda adalah seorang Pengusaha yang memiliki 17 perusahaan beromset milyaran perbulannya masa’ sih mau pakai handphone layar hitam putih seharga 300ribu-an? Apa kata klien atau relasi bisnis anda nantinya?

Kalau anda mengunjungi sebuah toko buku seperti Gramedia, di sana tersedia alat tulis yang begitu lengkap. Mereknya bervariasi mulai dari seharga seribu rupiah sampai Mont Blanc seharga tujuh juta lebih sedikit.

Orang awam pasti berfikir, siapa yang beli ya.... anda tahu, ketika saya pergi menghadiri meeting yang dihadiri oleh para pengusaha, rata-rata mereka memakai ballpoint tersebut.

Kalau anda juga pengguna ballpoint jenis tersebut, anda pasti juga merasakan, menulis dengan lebih mantap, yakin, penuh percaya diri, kreatif dan begitu powerfull.... apalagi kalau sedang menandatangani cek, atau rekening dengan jumlah yang besar.... asli...rasanya memang tak terlupakan.

Konsep ini juga digunakan oleh beberapa brand seperti Harley Davidson, Tji Sam Soe, BMW, maupun Mercedes Benz. Para konsumennya sudah jelas, yaitu para kelas atas yang tidak mempertimbangkan harga maupun kebutuhan, tetapi cenderung ke kualitas gaya hidup, atau dengan kata lain ”membeli karena gengsi”.

Merek biasa juga bisa dibeli dengan mahal - karena Gengsi

Kalau merek-merek di atas memang diciptakan untuk menjangkau kalangan kelas atas, di kasus ini semua merek bisa dibeli hanya karena gengsi.

Berapa harga sebotol coca-cola di supermarket? Rata-rata 1200 rupiah.

Kalau di jual di Grand Hyatt ? wah... bisa 15 – 20 ribu sebotolnya.

Apa yang terjadi disini?

Botolnya sama, produknya sama, ukurannya sama, bahannya sama, bahkan pabriknya pun sama.... benar-benar sama.

Yang berbeda lokasinya, di Hotel-hotel berbintang disediakan minibar yang berisi minuman dan snack sama seperti yang sering anda jumpai di supermarket.

Harganya minimal 10 kali lipat dari harga biasa, mengapa? Karena yang membeli mampu membelinya, dan saya rasa jarang sekali ada tamu hotel berbintang yang sengaja keluar hotel untuk mencari minuman murah.... jadi meskipun mahal ya tetap saja dibeli.... sekali lagi karena Gengsi.

Apakah hanya kalangan menengah keatas yang bisa membeli karena gengsi?

Tidak... coba anda perhatikan di lingkungan perumahan tipe 21, konsep ini sering digunakan oleh para sales sepeda motor.

Kalangan menengah kebawah juga punya gengsi (nb: itulah penyebab utama kehidupannya tidak berubah).

Banyak sekali orang membeli motor karena tetangganya kemarin habis beli motor. Hanya sekedar ingin menunjukkan bahwa dia mampu membeli.

Jadi seorang sales yang berhasil menjual di suatu tempat (misal perumahan) dapat dipastikan ordernya akan berkesinambungan di tempat yang sama.

Menurut Rudi (seorang sales motor yamaha), setelah dia berhasil menjual di sebuah perumahan, keesokannya ia mendatangi para tetangga konsumennya tersebut dan mengatakan : ”Pak X baru saja beli motor dari saya, mumpung promo pak, bapak ambil sekalian nanti saya bantu urus kreditnya...”

”Itu adalah bahasa yang paling ampuh” menurut penuturan Rudi. Sebagian besar mau nyicil motor yang ia jual. Dengan cara itu targetnya selalu tercapai tiap bulannya.

Ya... Gengsi bisa menjadi kekuatan anda.

Tips: Bagaimana menghadapi orang yang kritis....?

Di banyak seminar penjualan yang saya bawakan pertanyaan di atas selalu ditanyakan oleh para peserta... rupanya penjual pemula yang seringkali takut menghadapi orang-orang yang kritis.

Pertama, anda harus mengenali apakah pertanyaan orang-orang kritis tersebut pertanyaan ingin tahu atau menjatuhkan?

Kalau pertanyaan ingin tahu berarti orang tersebut benar-benar ingin membeli produk anda, hanya saja butuh informasi lebih. Biasanya orang semacam ini bertanya dengan intonasi, nada dan pilihan kata yang cenderung positif.

Tapi kalau nadanya sudah seperti ingin menjatuhkan argumen anda baik dari sisi produk, profil perusahaan maupun kredibilitas anda sebagai penjual profesional, berarti orang tersebut ingin kelihatan lebih pintar dari anda.

Kedua, lakukan trik ini:

Sederhana.... penuhi saja Gengsinya maka dia akan membeli, langsung ubah bahasa anda dan merendah, panggil dia dengan sebutan BOS... dan katakan

”untuk ukuran seperti BOS ini ya saya bawakan yang terbaik lah... masak saya bawa barang murahan, kan nggak mungkin...betul kan pak....?...meskipun satu gudang bapak bisa beli percaya saya pak ini kualitas unggulan” (untuk mengatasi keberatan harga)

”perusahaan kita belum apa-apa kok, tapi saya rasa bapak lebih cermat dan arif dalam menganalisa, jujur saya bangga bisa bertemu bapak dengan tehnik analisa yang genius....bla...bla..bla” (untuk mengatasi kritikannya tentang profil perusahaan anda)

"Saya yakin bapak lebih pintar dari semua orang yang hanya melihat dari luarnya saja... untuk bisa merasakan detail dan menganalisa bukannya lebih baik bapak coba satu dulu.... saya rasa cara tersebut lebih bijak dan sesuai buat bapak...(untuk mengatasi keberatan menenai kualitas produk)."

Sebagai penjual profesional, saya senang sekali menghadapi orang-orang yang sengaja bertanya dengan pertanyaan yang menjatuhkan... karena secara tidak sadar dia memperlihatkan kelemahannya sendiri, berarti konsumen tersebut memiliki rasa ingin dihargai yang sangat tinggi...ya... itu makanan empuk, dan semua orang bisa menjual pada orang-orang dengan gaya seperti itu, yang penting bisa memuji...itu cukup.

Gengsi sangat berkaitan dengan Greedy (keserakahan) yang menjadi bahasan utama kita kali ini.

LARIS MANISSS...!

Pengaruhi Alam Bawah Sadar Prospek untuk Membeli


Misalnya anda menjual buku ”bagaimana mengatasi rasa malu berbicara dengan wanita”. Prospek anda tidak akan membeli sampai ia membayangkan pada saat bertemu dengan seorang wanita cantik, kemudian dengan lancarnya ia berbicara.

Bagaimanapun juga, ribuan kali kita telah dipengaruhi oleh tayangan televisi dengan cara semacam ini.

Berapa banyak anda memutuskan untuk membeli setelah membayangkan memakai produknya dan merasakan perasaan positif?

Tentu berulang-ulang...

Emosi positif selalu dapat merubah pendirian kita secara logika dengan sangat mudahnya.

Ketika sebuah blue jeans model terbaru di pajang, saya mulai mendekat dan mulai melihat berapa harganya. Kemudian pergi mencobanya di kamar pas....

Ya... keputusan membeli diambil di depan cermin pada saat saya melihat bayangan saya disitu dan berkata ”keren juga ya...”

Begitu juga terjadi di counter sepatu kulit, jas, tas kerja, jam tangan bahkan makanan.

Nah... kalau anda menjual suatu produk, sudahkah anda mempermudah prospek anda membayangkan.. bagaimana seandainya jika produk ini di pakai.

Mudah mudahan materi bisa menjadi acuan singkat untuk membantu anda menghipnotis prospek anda.


LARIS MANISSS...!

Pages