Kamis, 05 April 2012

Dan Kecantikan Batin


     Paling sedikit ada seorang Miss America yang berkeyakinan bahwa kecantikan batin sama pentingnya dengan kecantikan lahir. Donna Axum dibesarkan di sebuah kota kecil di Arkansas, dan seperti banyak gadis lainnya dalam usia remaja, dia sanagat pemalu dan tidak yakin denagn tempatnya dalam kehidupan. Donna tidak memandang dirinya sebagai seorang ratu kecantikan; bahkan, dia brpikir bahwa dia tidak menarik. Teapi Donna mempunyai sesuatu yang terbukti jauh lebih kuat daripada sekedar kecantikan fisik , pesoan dan cahaya batin, sinar yang memancar dari jiwanya yang diyakininya bisa dibawa ke permukaan.

Dia memtuskan untuk mecoba mengeluarkan “kecantikan batin” nya. Setelah beberapa bulan melakukan latihan fisik dan berusaha mempelajari keahlian tampil di panggung berjalan dan berdiri, dia memasuki kontes kecantikan. Donna kalah dalam kontes pertama, tetapi itu tidak menurunkan semangatnya. Dia ikut dalam beberapa kontes lainnya, dan akhirnya pada tahun 1963, setelah ikut dalam enam belas kali lomba, dia menjadi Miss Arkansas. Dan ya, dia menjaadi Miss America. Pesona dan sinar batin yang sama serta banyak sekali kerja keras juga menjadikannya seorang pembicara panggung dan tokoh Tv yang sukses, yang sekarang punya program sendiri.

Walaupun demikian kabar yang benr-benar baik adalah bahwa ada pancaran dari batin setiap orang di antara kita. Menemukan kecantikan batin kita dan mengeluarkannya ke permukaan mungkin tidak menjadikan Anda Miss America, tetapi itu akan menjadiakan Anda seorang pemenang.

Langkah-Langkah Tindakan

1.      Hari ini saya akan bekerja untuk mengeluarkan “kualitas batin” saya yang positif sehingga saya bisa lebih efektif. Beberapa kualitas batin saya yang terbaik adalah ________________ dan _________________

2.      Hari ini saya akan ________________________________________________________________
      ______________________________________________________________________________

“ Orang yang telah memperbaharui dirinya menymbangkan bagian penuh yang dimilikinya menuju pembaruan lingkungannya.”   -Norman Douglas-

Tidak ada komentar:

Pages